28.9.10

Pemotretan


Kemarin waktu beberapa hari yang lalu, ada pemotretan dikantorku.
Untuk pembuatan katalog baru untuk produk2 baru yang keluar, produk2 baru furniture kita cakhep2...apalagi bedsetnya...uwhhh jadi pengen bobo terus lihat ranjangnya.xixixixi......

Alhasil, karena banyak sekali yang harus dfoto n tempatnya yang terbatas, jadinya area loby kantor berubah2, kadang jadi ruang tamu, kadang ruang makan n kadang jadi ruang tidur..jadi klo ada tamu dari luar gitu dateng, masuk loby kita tuch serasa masuk kamar tidur, wakakakakakkk...coz ada kasur & teman2nya sehingga mengesankan bahwa ruangan itu kamar.

Pemotretan yang aku kira sich seperti di tivi2 gitu, banyak sekali blitz berterbangan. g taunya engga.
cuman "klik, klik, klik" dah gitu doank..padahaaalllllllll........huaahhh cari cahaya ama fitting ruangane tu lamane puolllll!!!
Dari ngangkat lemari, ngeset meja makan, belanja ini itu, biar cari yang pas, pas waktu settingan ruang makan tu aja sampe belanja buah berkilo2, berjenis2 buah, udah gitu, salah 1 anak harian, dia dapet tugas ngelapin furniturenya tu sampe berjam2 dia ngelap, biar nggak ada minyak yang nanti dirasa ngeganggu hasil foto. Habis itu cuman beberapa kali bunyi "klik" dah gitu, settingannya drubah lagi..hedehhhh kasihan yang ngangkatin donkkk kan capekk n beratt

Udah gitu pemotretannya tu hampir 24jam sehari. ntar mereka cuman tidur 4-5jam dihotel, dah gitu berangkat lagi kekantor untuk ngelanjutin pemotretan n itu selama seminggu dijalani.

Kantor tu rameeeeeeee banget jadinya. seru sich lihatnya.

Ini nich pas malem2 g bisa pulang coz kerja'an banyak, habis solat n iseng2 liat pemotretan...padahal itu loby, tapi dsulap jadi kamar tidur..hehehe kretifkannn...

22.9.10

Visa Schengen - SPANYOL

Aku seneeeeeeeenggg banget, hari ini ada 1 kerja'an yang lumayan bikin gondok  dari kemarin coz saking susahnya. yaitu bikin visa schengen. alias visa masuk Spanyol.
gimana enggaaaaaaaaa.......grrrrrrr abis, persyaratannyaaaaaaaaa huah susahnyuaaaaaaaaaaaa bikin juengkel.
Bayangin aja, 
- foto aja yang biasanya 4x6 cm, ehhh ini pakenya 3.5x4.5cm. pake acara 1/2 - 1/2 sgala. dah gitu, 
- klo yang standar si ada paspor,
- Copy SIUP,
- Copy KK,
- Copy KTP,
- Copy buku nikah, itu mah biasa 
- n yang ngga biasa tu ada, Asuransi Perjalan, n asuransi ini harus  kita beli. g cukup klo cuman punya asuransi yang swasta ato jamsostek. ini asuransi emang khusus untuk visa schengen. hargana kemaren sich 575ribu.
- harus ada juga undangan dari perusahaan luar negeri yang mengundang PLUS ada tanda tangannya asli!!!!
- selain itu kita harus ngisi formulir visa schengennya juga, n ukuran formulirnya tu guedee, ukuran A3 gitu. n yang bikin kugedhegggggggg, dsolo tu nggak ada yang punya, bahkan diagen terbesar dsolo tu formuliir schengen yang asli g ada. maksutku yang terbaru. sebenernya kita bisa sich beli secara online, tapi ternyata harganya mahal boo...sekitar 20an euro. hmfff....lumayan. jadi y akhirnya nunggu lagi....kiriman dari jakarta. didalam form, disitu ada detail yang lain dari visa lainnya yaitu kita harus tahu alamat orang yang menjamin kita dsana plus alamat rumahnya. jadi bukan cuman perusahaan pengundang, tetapi PLUS alamat rumah pengundang. busetthhh!!!
- udah gitu ada Copy tabungan n Referensi Bank. klo untuk minimal tabungannya sich untuk visa bisnis sekitar minimal 25juta/orang. klo yang m berangkat 2 y bbrti harus ada minim 50jt, itu selama 3bulan terakhir. udah gitu REFERENSI BANK !!!!, ini nich yang ribet, kita harus dapet referensi bank yang menyatakan bahwa tabungan yang dilampirkan tu harus dapet pengakuan dari bank, suratnya harus asli + tertandatangan. tidak boleh berupa email/fax yang dikirim. hedehhh....
- udah gitu ada yang lebih heboh sak heboh2nya, n bikin aku geregetannnnnnn!!!! arrrrrrghh!!! >.< bayangin aja, masa inikan ceritanya pengajuan visa, visakan belum tahu kapan bakal disetujui, ini kok salah satu persyaratannya harus sudah ada bukti sudah sewa hotel selama disana sama bukti pembelian tiket!!! lha trus nek visana g disetujui ki lha terus piyeeeeeeeeee???? masa tiketnya gak kepake!!!! y klo drebook tgl bisa dapet harga seat yang sama, nek engga, y jadine mahal nooo yaaaaaa...!!!! arrrrrrrrrrrrghhh!! >.<
huahhhhhhhhh!!! jyan tenan kok. bikin esmosii......!!!!

tapi aku sudah mengalahkannya sekarang n INI BUKTINYA!!!
(JRENGGGGGGGGGGGGGGG!!!!!!)
HUAHAHAHAHAHAHAHAHHH!!!! IM THE WINNERRRRRRRRR!!! hosshh hosshhh.........>.<

15.9.10

Selamat Hari Kemenangan 1431H......horeee lebarannn \(^_^)/

wowwwwwww...!!!
hari ini hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran. wuidihhhh seruuuuuuu..... banget.
secara temen2 masih fresh setelah beberapa hari libur, termasuk aku :D

ceritanya gini, pas pagi2kan aku berangkat kantor, nah, anak2 purchasing nie pada ribut2 gitu rame banget diruangannya mereka, suaranya saking ramenya sampe keluar ruangan gitu, dasarr, padahal cuman 2 anak saja didalemnya, temenku tu namanya YULI n Sekar.
alhasil, karena banyak yang harus disiapkan, mb sekar telpon ke mejaku, n minta bantuan untuk ngerjain. waaaaaaa..ternyata makanannya banyak banget. ada macam2 biskuit, kue2 lebaran & minuman soda.
waktu kita nyiapin, kita foto2 deh. hehehee....ada bg andri, mb tyas, yuli, sekar, atika n santi. ruameee....

rutinitas pagi hari dikantor kita setiap pagi adalah berdoa dihalaman depan, setelah berdoa, kita semua bersalaman memutar (xixixi...kaya orang kondangan ^_^). setelah bersalaman, barulah kita menyantap makanan kecil yang udah kita buat sebelumnya...trus foto2 lagi..hehehehe..

Semoga kita masih bisa ketemu dengan ramadhan tahun depan ^_^
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431H, SELAMAT HARI KEMENANGAN :D

15.9.10

7.9.10

BukBer @panti asuhan with friends



Hari ini aku cuapeknya minta ampun.
mulai dari minggu kemaren, banyak banget pesenan yang dateng untuk ibu. biasanya kebanyakan untuk buka puasa (jaburan ama ta'jilan).
Ibu pinter masak sich...^_^
tapi kasihan, anaknya (aku maksudnya) saking pinternya masak sampe g kelihatan rasanya..hahaha..
hedehh...kapan aku bisa menyerap kepintara ibu masak ya..padahal banyak banget resep turun temurun dari keluargaku semenjak eyang buyut, ke eyang putri, ke ibu...lahhh siapa nich penerusnya??
klo aku mah kecentilan, abis bisanya cuman duduk aja dibalik meja kerja..hadehhhh..hehehe..
kemarin 6.9.10 ada kita sempet buka bersama di panti asuhan. letaknya di baki tempatnya jauhhhhh banget dari tempat kita secara disana juga jauh ke pelosok2 desa gitu. Ada websitenya loh di Panti asuhan itu bernama YAYASAN AMAL BAKTI SUDONO TARUNO bertempat di Dukuh Surobayan rt01/rw01 Desa Jetis Baki Sukoharjo 57556 telpon aja ke 8082860. hahaha...ini semua kita dapetin di internet, abisss masa panti asuhan di kota serasa laris manis sudah dibooking sama perusahaan2 n isntansi2 lainnya ya itu semua juga alesan karena bulan ramadhan. yahh semoga berkah...

Padahal acara di panti asuhan itu rencananya hanya berjalan sederharna, target temen2 cuman mengumpulkan uang sebesar 500ribu saja, ehhh g tahunya banyak sekali yang antusias, sehingga kita mendapatkan berkali2 lipat dari itu. secara habis keluar THR juga sich, xixixixii...

1.9.10

Sulitnya Menjadi Dewasa

Sering kita mendengar kata-kata bijak, “Menjadi tua itu pasti , namun menjadi dewasa adalah suatu pilihan”, dari kata itu besar maknanya. Seseorang yang sudah berumur 20, 30 bahkan 50 tahun memang sudah pantas dianggap tua, namun apakah tua itu bisa diartikan sebagai dewasa ?? karena banyak yang semakin bertambah tua tetapi pikirannya belum bisa dikatakan dewasa karena tidak bisa memperbaiki kehidupannya.











Tidak perlu menunggu tua untuk menjadi dewasa, karena dewasa sendiri tidak beriringan dengan jalannya umur, namun apakah arti dewasa itu sendiri ? Dewasa secara umum didefinisikan sebagai sikap dan pikiran yang mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, bagaimana cara menjalani hidup, dalam Islam sendiri seseorang dikategorikan dewasa yaitu orang yang bisa membedakan mana yang merupakan perintah Allah SWT dan mana yang merupakan Larangan Allah SWT, dan menjadi dewasa itu bisa bersikap bijaksana karena seseorang yang bisa bersikap bijaksana berarti dia bisa mengendalikan dirinya dan memiliki pandangan hidup ke depan yang jelas dan berkomitmen.


Bagaimana kita bisa menilai bahwa seseorang tersebut dewasa ? biasanya dari pandangan sekilas kita menilai seseorang yang lebih tua daripada kita telah mampu besikap dewasa, akan tetapi coba kita lihat sekeliling kita, seperti saat ini suatu kebijaksanaan bahwa seseorang merawat dan menghormati orang lain, bapak merawat anaknya, kakek merawat cucunya, tetangga menghormati tetangga yang lain, tetapi keadaan zaman sudah terbalik karena sudah banyak bapak menodai anaknya sendiri, tetangga terhadap tetangganya, dan contoh yang lain. Apa perilaku mereka itu sudah termasuk dewasa?
Memang mudah mengasumsikan mereka itu masih belum bisa bersikap dewasa, dan memang lebih mudah kita memberikan penilaian terhadap orang lain. Apa kita sendiri sudah mampu bersikap dewasa ? Karena sebaik-baiknya individu adalah yang mampu mengkoreksi kekurangan yang dimilikinya.

Menjadi dewasa memang membutuhkan waktu yang sangat panjang, suatu short minded penulis dulu bahwa dewasa dalam memiliki seorang kekasih di masa remaja, namun itu suatu kesalahan fatal, tidak mudah menjadi dewasa meskipun kita memiliki orang untuk berbagi. Cara kita belajar untuk bersikap dewasa itu sebenarnya banyak, namun banyak yang memilih enggan untuk bersikap dewasa karena memang dalam diri manusia ada sifat alami yang ingin selalu diperhatikan. Tergantung kita sendiri dapat mengontrolnya atau tidak. Ada orang yang baru sadar pentingnya bersikap dewasa karena membaca buku-buku pembangun jiwa dan menemukan kedewasaan di tiap lembarnya. Ada orang baru sadar akan kedewasaan dengan melihat orang sekitar, mencontoh orang yang dinilai mampu bersikap dewasa di setiap perbuatannya. Ada orang yang baru sadar akan kedewasaan karena hampir-hampir dia kehilangan sesuatu yang sangat berharga baginya. Dan banyak juga orang yang menempuhnya dengan jalan yang berat dalam mengarungi hidup sampai orang itu menemukan kedewasaan yang hakiki.

Apa anda sudah memiliki kedewasaan ? Apa tulisan ini bisa menginspirasikan anda untuk bersikap dewasa ? Ya, kita harus bisa bersikap dewasa dalam menjalani hidup, cara yang bisa dilakukan Pertama : Belajarlah bersikap dewasa, ini memerlukan waktu yang cukup lama. Kita bisa banyak belajar tentang teori yang membuat kita bersikap dewasa, dan hal-hal yang menuju kedewasaan, belajar dari orang-orang terdekat, meminta nasehat dari orang tua bukanlah hal yang buruk untuk dicoba.
Adapun yang kedua kita harus bisa bercermin, bukan bercermin menatap diri kita di depan cermin dan bersikap narsis, namun mengkoreksi sudahkah kita bersikap dewasa, hal-hal yang belum menunjukkan sikap dewasa dan perlu diubah dan sebagainya.
Yang ketiga kita perlu latihan dalam bersikap dewasa, mencoba bersikap bijaksana dalam menentukan pilihan, berlatih kesabaran dalam menghadapi seseorang yang ngambek, berlatih bersikap pengertian dengan keadaan orang lain, menghormati orang lain, dewasa dalam beribadah kepada Allah SWT yang waktunya harus tepat karena sikap seperti ini yang masih sering dilakukan, bahkan penulis sekalipun dan yang paling penting dewasa dalam menjalani qodar hidup yang ditentukan oleh Allah SWT.
Bahkan tak dipungkiri lagi bahwa kebanyakan orang perlu “teguran sayang” terlebih dahulu untuk menjadikan dirinya sebagai orang yang dewasa. Allah SWT yang selalu menyayangi kita, sehingga Dia tentu punya banyak cara untuk menegur kita agar kita tidak jauh-jauh dari-Nya. Penulis semakin teringat sabda Rasulullah tentang sifat Allah SWT, “Sesungguhnya Allah SWT adalah yang Maha Pencemburunya.” Karena itulah, Penulis juga ingin mengingatkan kembali bahwa sesungguhnya setiap “teguran” yang datang kepada kita bukanlah pertanda bahwa Allah SWT ingin menyengsarakan kita, tetapi mungkin karena kita sudah mulai menjauh dari-Nya, dan sebagainya.
Menulis atau membaca materi ini memang begitu mudah, namun dalam penerapannya tentu banyak hal yang harus kita penuhi sebagai penyokong keberhasilannya. Di antara yang paling penulis anggap penting adalah komitmen kuat dalam diri kita, yang selanjutnya ditambah dengan kedekatan kita dengan sesama ikhwah dalam jama’ah atau dengan orangtua khususnya, karena mereka adalah orang-orang yang tiada pernah sungkan untuk terus dan terus mengingatkan kita kepada kebaikan.

Diambil dari : http://luckybee.wordpress.com/2008/06/14/saatnya-untuk-menjadi-dewasa